Akhlak Mulia

Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah, Menghindari Bid’ah

Home > Uncategorized > Shaf Wanita dalam Shalat

Shaf Wanita dalam Shalat

Apakah dlm shaf wanita disyaratkan harus lurus & teratur? Apakah hukum shaf yang pertama dgn shaf yang lainnya sama bagi wanita terkhususkan bila tempat shalat mereka jauh terpisah/tersendiri dari tempat jamaah laki-laki?
 
Jawab:
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah menjawab, “Apa yang disyariatkan dlm shaf lelaki juga berlaku bagi shaf wanita dari sisi kelurusan & keteraturannya. Shaf yang ada harus disempurnakan (dipenuhi) terlebih dahulu, baru dibuat shaf yang berikutnya & celah yang ada harus ditutup. Apabila di antara shaf wanita dgn shaf lelaki tak ada penutup, maka sebaik-baik shaf mereka (para wanita) adalah yang paling akhir karena lebih jauh dari lelaki sebagaimana disebutkan dlm hadits1. Namun bila ada pemisah & penutup antara shaf keduanya maka yang tampak adalah shaf terdepanlah yang paling baik bagi mereka, karena hilangnya perkara yang dikhawatirkan & juga karena maslahat lebih dekat dgn imam. Wallahu a’lam.” (Al-Muntaqa min Fatawa Fadhilatisy Syaikh Shalih bin Fauzan, 3/157,158)
 
Catatan Kaki:
1 Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ صُفُوْفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا، وَخَيْرُ صُفُوْفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
“Sebaik-baik shaf lelaki adalah shaf yang awal & sejelek-jelek shaf lelaki adalah yang akhirnya. Sebaik-baik shaf wanita adalah shaf yang terakhir & sejelek-jelek shaf wanita adalah yang paling awal.” (HR. Muslim)
Sumber: www.asysyariah.com Majalah AsySyariah Edisi 042

Under Category Uncategorized